(Nur Yulianita / PPU Disperindagkop, Kepala Pengawasan Bisnis dan Perlindungan Konsumen)

Melalui bagian BERITAPENAJAM.Net Perdagangan Industri dan Pengawasan Perlindungan Konsumen (Kasi), Departemen Perindustrian, Perdagangan dan Koprasi (Disprindagkop) menjelaskan bahwa subsidi dari tabung LPG LPG 3 kilogram tidak dibatalkan karena didistribusikan di masyarakat saat ini.

"Tanpa penghapusan, polanya hanya akan berubah dan akan didistribusikan secara langsung ke komunitas yang memenuhi syarat," kata Nuryulianita, direktur perdagangan dan bisnis perlindungan konsumen, Selasa.

Menurutnya, terkait dengan pendistribusian 3 kilogram gas LPG yang sesuai target, sesuai dengan tulisan yang tercetak di setiap silinder, yang sering disebut "gas melon", itu hanya untuk orang miskin.

Nuryulianita melanjutkan, tetapi kemungkinan distribusi gas melon tahun ini masih menggunakan pola lama. Sudah ada tes yang dilakukan di 3 daerah, tetapi salah satunya adalah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Ia percaya diperlukan penelitian mendalam tentang penerapan distribusi 3 kg LPG.

"Pola baru dapat diterapkan tahun depan dan masih membutuhkan penelitian sebelumnya." Nuryulianita ditutup. (edz / bp5).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here