BARUSJAM.Net-ASN dan pegawai THL Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diharapkan menjadi pelopor anti-narkoba di masing-masing daerah.

Masalah ini ditangani oleh Presiden Badan Narkotika Kabupaten (BNK), yang juga seorang Bupati di PPU Hamdam setelah menghadiri acara yang diadakan untuk menghormati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang diadakan di Kantor Bupati PPU pada hari Jumat 2020. 06/2020)

Hamdam mengatakan Indonesia sekarang diketahui memiliki keadaan darurat narkoba. Anestesi darurat saat ini dalam siklus anestesi ilegal yang sangat berbahaya. Banyaknya obat yang digunakan adalah alasan utama Indonesia termasuk dalam klasifikasi.

Dia mengatakan kejahatan narkoba adalah kejahatan yang sangat serius karena memiliki efek khusus pada dampak sosial masyarakat serta tubuh manusia itu sendiri.

"Dalam situasi saat ini, ASN dan THL dapat memahami bahaya narkoba, sehingga Anda dapat melindungi diri sendiri dan keluarga Anda dan masyarakat sekitar dari bahaya barang-barang terlarang ini. Setidaknya di PPU, ASN dan THL akan menjadi pelopor dalam memerangi narkoba di daerah ini." Diharapkan.

Ir Hamdam, Bupati Departemen Penajam Phaser Utara (PPU)

Juga, saya berharap semua orang PPU kabupaten akan selalu tahu tentang berbagai jenis narkoba, terutama semua jenis narkoba di masyarakat seperti Kabupaten PPU. Dia juga diharapkan untuk mengajukan banding kepada publik jika dia tahu tentang perdagangan narkoba atau kecurigaan di daerah di mana dia tinggal dan melaporkannya segera ke pihak berwenang untuk tindakan.

Hamdam juga menambahkan bahwa partainya melakukan berbagai kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU dan kegiatan lainnya, termasuk tes urin yang menargetkan THL dan ASN, serta melakukan program desa yang bersinar, bersosialisasi antara siswa, dan perawatan narkoba di wilayah tersebut.

"Memang, tergantung apa yang Presiden sampaikan melalui Peraturan Presiden, banyak pihak harus menaruh perhatian serius di semua daerah, termasuk Kabupaten PPU," pungkasnya. (Bp5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here